Minuman berbahan dasar espresso dan susu ini mungkin tidak setua cappucino atau latte, tetapi telah lama membuat kedua negara berselisih. Flat white adalah minuman yang menjadi semakin populer di kalangan orang yang menginginkan espresso tetapi tidak menginginkan yang lain selain steamed atau frothed milk.

Apa Itu Flat White?

Flat white adalah minuman yang dibuat dengan susu kukus dan espresso yang mirip dengan latte. Menurut Eileen P. Kenny, seorang barista dan penulis kopi, perbedaan utama antara flat white dan latte terletak pada buih susu yang dicampur.

Dalam dunia kopi specialty, secangkir flat white umumnya memiliki microfoam yang lebih tipis dibandingkan dengan latte, bahkan terkadang tidak terlihat bervolume. Tapi ia tetap memiliki creamy milk yang ditambahkan di atas espresso yang jumlah shot-nya sama (dengan latte).

Perbedaan antara latte dan flat white yang lain yaitu jika latte biasanya disajikan dalam gelas, maka flat white umumnya disajikan dalam cangkir keramik di mana ukurannya lebih kecil dibandingkan cangkir cappuccino.

Asal Flat White

Istilah ini telah menjadi subyek dari banyak kontroversi selama bertahun-tahun. Alan Preston, seorang penduduk asli Australia, mengklaim telah menciptakan kata tersebut ketika ia meluncurkan kedai kopi Moors Espresso Bar di Sydney pada tahun 1985.

Sebelum pergi ke Sydney, ia tinggal di negara bagian Queensland, di mana kedai kopi menampilkan menu kopi bernama “White Coffee—yang flat” dari tahun 1960 hingga 1970-an. Dalam salah satu terbitan, ia bahkan mengatakan dengan tegas (dan pasti) bahwa ia adalah penemu pertama.

Sementara itu, Fraser McInnes, mantan barista di Selandia Baru, menyatakan bahwa dirinyalah yang pertama kali memperkenalkan dan menggunakan kata flat white saat masih bekerja di kedai kopi di Wellington. Dia menyatakan bahwa dia datang dengan nama flat white saat memproduksi cappucino yang buruk.

Kombinasi susu yang dia gunakan ternyata rendah lemak, dan buihnya gagal mengembang. Fraser McInnes kemudian mendekati klien yang memintanya dan meminta maaf, “maaf, ternyata flat white”—secara tidak sengaja menciptakan kata tersebut untuk pertama kalinya.

Kata tersebut, dan mengikuti menu flat white, menjadi lebih populer di Inggris Raya, Kanada, dan Amerika Serikat. Setelah pengecer kopi Starbucks menampilkan flat white pada menunya dan menyebut Australia sebagai tempat asalnya, minuman tersebut mendapatkan popularitas sekali lagi. Akibatnya, akan terjadi perselisihan dan saling klaim antara kedua negara, seperti yang terjadi saat ini.

Flat white adalah minuman yang mungkin cocok untuk orang yang tidak terlalu menyukai buih yang terlalu tebal seperti latte. Adanya mesin kopi kapsul dari Nescafe Dolce Gusto juga memungkinkan Anda membuat kopi sendiri di rumah dengan nyaman dan cepat.